This is a free and fully standards compliant Blogger template created by Templates Block. You can use it for your personal and commercial projects without any restrictions. The only stipulation to the use of this free template is that the links appearing in the footer remain intact. Beyond that, simply enjoy and have fun with it!

Tuesday, July 28, 2009

GINJAL

GINJAL

Ginjal sering disebut buah pinggang, terletak di dalam rongga perut, ginjal kiri letaknya tinggi dan ginjal kanan ginjal berbentuk seperti kacang merah. Ginjal mendapat darah dari nadi ginjal, yang merupakan cabang dari aorta. Zat-zat sampah sisa metabolisme yang tidak berguna bagi tubuh akan di kumpulkan dalam bentuk urine atau air keruh.

1. Bagian-bagian Ginjal

Ginjal terdiri dari dua bagian yaitu :

a. Kulit Ginjal (Korteks)

Bertugas melaksanakan proses penyaringan darah yang di sebut nefron. Pada tempat penyaringan darah ini banyak mengandung kapiler-kapiler darah yang tersusun bergumpal-gumpal di sebut glomelurus. Glomelurus dan Simpai Bowman membentuk badan malpighi. Penyaringan darah terjadi pada badan malpighi, yaitu di antara glomelurus dan Simpai Bowman.

b. Sumsum Ginjal (Medula)

Sumsum ginjal terdiri dari beberapa badan berbentuk kerucut yang disebut piramid. Di dalam pembuluh halus ini terangkat urine yang merupakan hasil penyaringan darah dalam badan malpighi.

2. Proses pembentukan Urine

Urine terbentuk melalui tiga proses yaitu :

a. Filtrasi atau penyaringan

Penyaringan darah terjadi pada daerah antara glomelurus dan Simpai Bowman.

b. Reabsorsi atau penyerapan kembali

Zat – zat sisa yang masih mengandung zat-zat yang masih diperlukan oleh tubuh diserap kembali dan masuk kedalam darah

c. Augmentasi

Urine dalam pembuluh-pembuluh halus akan berkumpul dalam saluran yang lebih besar. Pada pangkal kantong terdapat cincin otot.

3. Komposisi urine

Urine mengandung zat-zat berikut :

a. Urea, asam urea, amonia, dan zat-zat lain yang merupakan hasil pembongkaran protein.

b. Garam-garam, terutama garam dapur.

c. Zat-zat yang dikonsumsi secara berlebihan.

d. Zar warna empedu yang menyebabkan warna kuning pada urine.

4. Penyakit yang berhubungan dengan fungsi ginjal.

a. Nefritis

Nefritis terjadi karena infeksi oleh bakteri Streptococcus pada Nefron. Akibat infeksi ini, protein dan sel-sel darah akan keluar bersama urine. Akibatnya air akan tertimbun di kaki (kaki penderita bengkak).

b. Diabetes Melitus.

Diabetes Melitus (kencing manis) terjadi karena kadar hormon insulin dalam tubuh sangat rendah sehingga proses pengubahan glukosa dalam darah tinggi dan tidak mampu diserap kembali tubulus sehingga akan diekskresikan bersama urine.

c. Diabetes Insikidus

Diabetes Insikidus terjadi karena didalam tubuh kekurangan hormon anti diuretik. Akibatnya penderita menjadi sering buang air kecil.

d. Aibuminuria

Penyakit ini disebabkan kegagalan proses penyaringan protein sehingga urine mengandung protein.

e. Batu ginjal

Penyakit batu ginjal terjadi karena terdapat endapan senyawa kalsium dan penumpukan asam urat didalam rongga ginjal atau kantung kemih.

f. Anuria

Anuria merupakan kegagalan ginjal karena kerusakan di glomelurus sehingga tidak ada urine yang dihasilkan oleh penderita.

Tahukan kamu tentang hati atau hepar? Hati atau hepar merupakan kelenjar yang besar pada tubuh manusia. Hati berwarna merah, termausk alat ekskresi yang letaknya dirongga perut bagian atas sebelah kanan dan di bawah Diafragma. Hati orang dewasa beratnya lebih kurang 2 kg, sedangkan hati anak– anak bergantung dari pertumbuhannya.

Hati merupakan alat ekskresi yang berfungsi untuk :

1. Pembuatan zat empedu; empedu berasal dari perombakan sel darah merah yang telah rusak dan berguna dalam membantu pencernaan lemak.

2. Membunuh bibit penyakit dengan menetralkan racun yang masuk kedalam tubuh.

3. Menimbun gula untuk diubah menjadi glikogen.

4. Mengubah provitamin A menjadi Vitamin A.

5. Menghasilkan Protrombin dan Fibrinogen yang berguna dalam penggumpalan darah.

6. Menimbun vitamin dan mineral.

7. Metabolisme protein.

Penyakit pada hati antara lain :

1. Hepatitis, dapat dicegah dengan pemberian vaksin (imunisasi)

2. Penyakit kuning

No comments:

Post a Comment